DIARY, 08 JULI 2019
08 Juli 2019
Hari ini, saya sedikit menceritakan sebuah tentang pengalaman saya kecelakaan. Pada hari itu saya berangkat dari kampung ke kota. Tjuan ke kota yaitu ada sesuatu yang harus di kerjakan. Tiba lah pada hari keberangktaan pada pagi hari, dalam perjalanan saya baik baik saja.
Tiba lah di saat kejadian yang mungkin tidak saya akan lupakan! sebuah insiden kecelakaan. Pada saat dalam perjalanan perasaan dari dalam hati bakal terjadi sesuatu tapi mau tidak mau saya harus berangkat hari itu. Selama diperjalanan saya terlihat baik baik saja. tapi entah kenapa saya ingin mampir ketempat teman saya, saya hubungin teman saya, Tidak diangkat telpon saya. Saya terus saja melewati kampung. Ternyata ketika melewati kampung nya, saya bertemu dengan teman saya.
Saya langsung menyapa teman saya, yang sedang mau ngantar adik pergi. Saya sedikit berbincang dengan teman saya itu. Ketika terasa sudah lama berbincang saya pun pamit untuk melanjutkan perjalanan saya. dan Teman saya pun berkata " Hati-hati di jalan, agek kecelakaan, lupa ingatan pula nanti " Saya hanya tertawa saja. Akhirnya saya pun berangkat.
Mulai lah saya mrlanjutkan perjalanan saya, dengan kecepatan 100 km/jam ya bisa dibilang krcepatan yang lumayan kencang. hehehe..... Saat di perjalanan di subuah desa yang dingin dengan cuaca yang mulai hujan, entah kenapa saya mengingat seseorang, saya sejenak melamun saat berkendera. Saya pun berniat untuk berhenti untuk istirahat dalam perjalanan. Pada saat itu saya tidak menemukan mushola untuk saya istirahat. Saya pun melanjutkan perjalana.
Saya pun melanjutkan perjalanan itu, dan entah kenapa saya kepikiran lagi. Saya pun melamun lagi dan tanpa sadar di situlah kejidian yang luar biasa yang terjadi pada saya. Saya pun terkejut ketika ditikungan saya tiba melihat mobil yang membuat diri saya kaget. Saya reflek dengan menginjak rem dan akhirnya jatuh. Disitulah dalam kecelakan tangan saya patah. Ya mungkin akibat kelalain saya melamun pada mengendarai pada hari itu hujan.
Pada saat saya jatuh saya sadar.Tapi ketika saya jatuh, saya tiidak dapat merasakan tangan kanan saya. Saya pun langsung berdiri dengan tegap dan langsung melihat tangan kanan saya. Saya takut, meminta pertolongan pada masyrakat, masyarakat mau menolong saya, saya pun dibawa puskesmas. diriku pun menelpon keluarga saya, saya menelpon orang tua saya sekali, setelah itu saya pun tidak berani menelpon. Saya hanya berani nelpon kakak saya.
Tiba lah saya di bawa ke puskesmas terdekat saya pun di giring masuk ruang UGD saya pun diarawat sebentar. Saya pun menelpon orang tua saya dan minta untuk ke rumah sakit kota karena saya tidak tahan merasakan sakit yang luar biasa, sayapun di rujuk Rumah Sakit Kota Khusus Bedah. Saya pun Diantar ke ambulance ternyata kabar saya jatuh sudah sampai tersebar dikeluarga dan teman teman saya. padahal saya tidak memberikan info nya kepada teman teman.
Tiba lah saya di RS Kota, yang ternyata teman saya sudah berada disana sebelum saya berada disana, pada saat itu teman saya pun melihat saya dengan wajah yang sangat diriku benci yaitu sedih, saya pun berusaha menghibur meraka dengan berkata " ahh.... cuman jatuh dikit aja, soal ngetes ilmu" dengan kata yang menahan rasa sakit yang luar biasa. Teman teman saya pun tertawa saya berkata seperti itu. Meraka pun memfoto saya. sayapun di foto dalam keadaan tersenyum. Saya kabar bahwa saya akan di operasi, saya pun kaget mendengar kabar itu. Tapi ya saya bawak tertawa saja, ddari pada saya tambah sakit mending saya tertawa, soal sudah sering tersakiti, heeehehehehehe...
Saya pun bawa di ruang rawat sebelum operasi, yang mana operasi dilaksanakan pada jam 9 malam. Sayapun di hibur dengan teman temab kampung yang berada di situ ditanah rantau. Pada saat itu saya berpikir untuk ngabari teman teman saya di kampus,saya pun memberikan info saya kepada teman teman kampus. Tapi teman saya tidak percaya soalnya saya sering bohongin mereka maka meraka enggak percaya, meraka pun minta bukti saya kirim foto video mereka baru mulai percaya. dan ada satu teman lagi tapi itu setekah operasi minta VC untuk bukti lebih nyata.
Tiba lah seorang dokter menjemput saya untuk masuk ruangan operasi, saya pun di bawa ke ruangan operasi tersebut. tiba di ruangan operasi saya pun takut, dan dokter mengatakan " kenapa ?" saya jawab " takut dok " dokter hanya tertawa. tiba lah di bius akhirnya operasi saya berjalan dengan baik walapun agak lama sampai 3 jam. Seteah operasi saya pun sadar dengan seperti orang mabuk.
sampai disini dulu untuk cerita kecelakaan, masih ada lanjutan.
Pesan Saya : Berhatilah dalam berkendara .
Information :
NS : Rarero Net
Jambi, 17 Agustus 1999
Facebook : Rarero Net
Instagram : rarore_net17
Asal : Kerinci, Jambi, Indonesia
Selogan : Tak Ada Perbuatan yang Tidak Berguna.





Komentar
Posting Komentar