DIARY, 03 JUNI 2020 ( NO SOUND )

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Hallo ! .... Pembaca sekalian Gimana nih kabar kalian ? Pada sehat tidak nih ? Semoga baik baik saja dan sehat senantiasa. Gimana nih menurut kalian liburan LockDown ? Menyenangkan Tidak ? Bagi saya tidak menyenangkan tapi ya mau seperti apa lagi, dari pada virus itu menyebar ke diri kita lebih baik DiRumahAja ya hahaha.... (Coment di bawah). Hari ini sudah tercapai belum target nya ? apa masih memikirkan seseorang nih hehehe :) Semoga saja apa yang ingin di capai dapat tewujud. 


Well hari ini aku ingin sedikit menceritakan, mau kalian baca atau tidak, itu tergantung dari pada kalian lagi. Yaaa..  Gue ingin bercerita tentang masalah yang gue alami selama ini. Pada saat Idul Fitri saya mengucapkan kepada teman teman minal aidzin walfaizin ke suamanya, hanya satu orang yang belum saya hubungi yang hanya berani melalui pesan saja. Sedangkan teman teman yang lain langsung saya hubungi melalui telpon seluler. Selama saya menelpon teman saya, saya selalu ajak bercanda ya karena sifat gue seperti itu memang dari dulu. Bla bla bla meskipun hanya menelpon membuat rasa rindu kepada teman teman sudah ada lega sedikit meskipun masih ada satu orang yang membuat rindu belum sampai sepenuh nya. Oh ya selama saya menelpon teman saya bercerita keadaan saya, orang tua yang sakit. Tapi sekarang alhamdulillah keadaan orang tua sudah membaik. Selama 2 minggu saya merawat orang tua saya, sampai kuliah sampai tebengkalai. tidak mengikuti UAS. Tidak mengumpulkan Tugas. Hingga saya tidak  tau apa yang harus dilakukan lagi. Sedangkan saya itu orangnya tidak mau menyusahkan orang lain sampai saat itu lah ketika lebaran baru saya mengabari teman teman saya, memberikan apa yang terjadi sama saya selama ini. 


Bukan berarti saya tidak ingin menceritakan nya, kondisi pada saat itu tidak memungkinkan untuk mengabari kepada yang lain. Sangking sibuk nya dan tidak ada waktu, sampai saya lupa untuk mengabari teman teman saya. Pada saya menelpon orang yang saya telpon, mereka selalu curiga dengan saya, mereka bilang " Gimana ka, Sehat ? Lagi dimani sih ? Dirumah sakit kah ? " saya pun heran dengan teman teman saya. Ya.. wajar sih saya tau saya sering membohingi mereka sampai mereka bertanya seperti itu. Ya ketika saya nelpon teman teman pertanyaan hampir sama semua. Saya menjawab " keadaan saya baik baik saja kok " (sambung dengan menceritakan keadaan  orang tua saya) dan alhamdulillah ketika saya menceritakan kondisi saya kepada teman teman hati tereasa lebih tenang karena ada orang yang selalu mendengar keluh kisah yang salama ini. Thanks buat kalian yang udah bisa mendengar keluh kisah. Tapi masih ada yang menyanggal di hati ini.


Mungkin saya ingin menceritakan kepada orang yang ingin sekali mendengar keluh kesah saya selama ini (orang yang saya kirim pesan Minal aidzin walfaizin). Hal itu sangat berat saya lakukan, saya tau gengsi yang terlalu tinggi. Sehingga pemikiran saya bercabang, maybe ketika saya menelpon saya takut tidak diangkat. Sejujur nya saya memang sayang sama orang tersebut tapi ya gimana. Ketika orang yang memang kita cintai, juga sayang kepada kita itu membuat hati kita lega bagai kan. Namun ketika orang yang kita sayangi, menyakitkan hati, itu bagaikan pedang yang tertancam di punggung saya. Ya saya tau itu masalah pribadi saya. Saya mencoba untuk memberanikan diri untuk menelpon tapi entah mengapa gengsi itu kembali. Padahal saya sangat ingin menceritakan apa yang terjadi pada saya. Saya ingin menyampaikan segala sesuatu yang terjadi pada saya. yaaa... tapi mau gimana lagi, apa yang terjadi ya sudah lah mau gimana pun tidak bisa di ulang. Ya hanya satu yang membuat ego atau gengsi saya meningkat perkataan dia yang ingin di _ _ _ A _ yang membuat hati ini dari yang tidak berlubang kini berlubang. Bukan ya diriku menyalahkanmu, saya merasa bersalah pada diri saya tidak bisa mempertahakan persahabatan, dan kasih sayang tersebut. 


Jika engkau membaca ini, hanya tempat blog ini yang bisa saya nuangkan semua keluh kisah saya. Di tempat yang membuat perasaan saya lebih baik. Semoga engkau membaca ini, Aku benar benar minta maaf jika saya melakukan kesalaha. Tugas saya hanya menyangimu, Jika engkau tak menyangiku, aku tidak masalah mau di terima atau tidak. Tugas saya menjagamu dan menyangimu sebagaimana engkau di jaga kedua orang tuamu. Semoga sehat selalu


Terimakasih bagi kalian yang membaca nya dari awal, semoga bermanfaat, ambil hikmah, jauhi hal yang negatif nya. Sehat selalu :)

" Mohon Maaf Lahir dan Batin "


Information :
NS: Rarero Net
Jambi, 17 Agustus 1999
Facebook : Rarero Net
Instagram : rarore_net17
Asal : Kerinci, Jambi, Indonesia
Selogan : Tak Ada Perbuatan yang Tidak Berguna

Komentar

Postingan Populer