DIARY, 17 JUNI 2020 ( DARE MYSELF )
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hallo ! .... Pembaca sekalian Gimana nih kabar kalian ? Pada sehat tidak nih ? Semoga baik baik saja dan sehat senantiasa. Gimana hari ini ? menyenangkan tidak ? (coment). Sudah tercapai enggak target untuk hari ini ? apa masih belum tuh hehehe..... Semoga apa yang ditargetkan dapat tercapai ya :)
Ya hari ini saya akan bercerita tentang kemarin tanggal 16 - juni - 2020. Kalian pasti bertanya kenapa tidak buat pas tanggal tersebut ? Maybe i am forget. Biasa lah sering lupa tapi yang penting sama kamu enggak ! hehe. Pada tanggal 16 kemarin saya mencoba memberanikan diri untuk menelpon orang yang sangat ingin saya telpon dari kamarin. Itu terdapat dari diary sebelumnya, Kalian bisa baca diary sebelumnya. Yang sudah baca diary saya pasti tau. Iya betul sekali orang tersebut adalah orang yang saya kirim pesan Minal Aidzin Walfaizin, karena masih takut.
Sebelum tanggal 16 tersebut saya mencoba untuk menelpon setalah menelpon teman saya, agar tidak canggung jadi saya menelpon teman saya. Setalah selasai mengobrol dengan teman saya, saya pun mencoba untuk menelpon orang yang diriku sayangi. Ketika saya nelpon kan berdiring tuh, dalam benak saya. Saya berpikir kalau tidak di angkat saya akan menelpon keesokan hari nya. Pas saya nelpon sekali eh ternyata di angkat. Saya masih canggung pas dia bilang " Halloo ... " spontan hp langsung saya matikan aatau telponya saya akhiri. Walaupun just medengarkan suara halo dari dia telah membuat rasa rindu ini sedikit mereda.
Pada keesokan harinya saya mencoba telpon lagi, tapi sama sekali tidak diangkat. Saya coba berkali-kali untuk menelpon dia masih tidak diangkat. Dalam pikirin saya mungkin dia lagi sibuk bekerja karena dia disana membantu orang tua membuka usaha makanan atau cafe. Maka itu saya mencoba lagi menelpon keesokan harinya masih tidak diangkat juga. Pada akhirnya saya mencoba mengbungi teman dekat dia, teman dekat dia juga adalah salah satu sahabat saya. Saya pun bertanya kepada sahabat saya tersebut ingin menanyakan kenapa tidak mengangkat telpon saya. hehe..
Ketika pada tanggal 16 saya pun mencoba menghubungi dia, tapi sebelum itu saya menghubingi kakak kontrakan sebelah di tempat saya menetap di rantau urang. Saya pun menelpok kakak tersebut bercanda dan bergurau. Pada akhirnya selesai telpon sama kakak, saya mencoba untuk menepon orang yang ingin sekali saya telpon. Meskipun pada panggilan pertama tidak diangkat. Pas saya telpon ketiga kalinya baru diangkat nya. Saya senang ketika dia mengangkat telpon saya. Saya pun bertanya kenapa tidak mengangkat telpon saya. Dia pun menjawab " Aku lagi sibuk kerja " ternyata benar dalam pemikiran saya. Dalam telpon menurut saya ketika dia mengobrol terasa di saya bahwa dia sedikit lebih cuek terhadap saya. Ucapan lebih sinis. Mungkin hanya perasaan saya saja. Semoga tidak begitu. Saya menceritakan keseharian saya selama ini. Yang menghilang sudah hambi 2 bulan 27 hari tidak mengabari dia tersebut.
Saya bercerita yang selama ini pengen diceritakan kepada dia, dia lah orang pertama yang saya beri tau kehidupan saya selama ini, tanpa melebihkan atau mengurangkan dalam cerita. Dalam percakapan tersebut saya bergurau dengan dia tersebut. Bercerita tentang berbagai hal. Sampai akhirnya percakapan telpon kami selesai karena ada pelanggan yang ingin memesan. Dan saya pun mengakhiri telpon tersebut.
Pada hal saya masih ingin mengatakan sesuatu pada orang yang ku sayangi.Yang saya ingin katakan adalah menghilang dari kehidupan seseorang bukan berarti berhenti untuk menyanginya dan mencintai nya dengan ridho karna allah SWT. Mungkin tuhan mempunyai rencana lebih baik. Meskipun masih ada yang ingin saya sampai kan. Untuk kamu yang saya cintai. Tugas saya hanya mencintai mu dengan tulus karena allah SWT. Mau kamu itu terima atau tidak itu adalah keputasan mu. Satu hal lagi saya percaya sama kamu. Thanks. I miss u
Thanks bagi kalian yang udah mendengar kan cerita saya. Blog ini saya bagikan agar kalian bisa mengambil hikmah dari cerita tersebut.
Information :
NS: Rarero Net
Jambi, 17 Agustus 1999
Facebook : Rarero Net
Instagram : rarore_net17
Asal : Kerinci, Jambi, Indonesia
Selogan : Tak Ada Perbuatan yang Tidak Berguna


Komentar
Posting Komentar